12 Cara Memulai Bisnis dari Nol tanpa Modal, Dijamin Berhasil

konten perbandingan

Saat ini, berbisnis secara online sedang naik daun, bisnis online dijalankan oleh berbagai kalangan, mulai dari pelajar, mahasiswa, karyawan, hingga ibu rumah tangga. Perkembangan yang cepat pada dunia internet termasuk media sosial membawa keuntungan tersendiri, salah satunya membuka peluang bisnis. Kemudahan berbisnis secara online ternyata juga membawa dampak negatif, yaitu banyaknya kompetitor sehingga membuat persaingan cukup ketat. 

Akibatnya tidak semua bisnis online yang ada berjalan sesuai dengan yang diharapkan, tidak sedikit dari bisnis tersebut harus berakhir. Jika berbisnis secara online merupakan kali pertama bagi anda, ada baiknya untuk memahami beberapa cara untuk dapat memulai bisnis online agar bisnis anda bisa berjalan dengan lancar. Dimulai dari menentukan produk yang akan dijual sampai memasarkan produk tersebut. Yuk simak 12 langkah cara memulai bisnis yang dapat anda ikuti!

1. Identifikasi Kebutuhan Konsumen 

Dalam berbisnis secara online, produk adalah hal yang penting karena produk ini lah yang akan anda jual. Maka dari itu, untuk memenangkan pasar, pilihlah produk yang juga sesuai dengan kebutuhan pasar. Ketika gagal untuk menyediakan apa yang dibutuhkan pasar, maka besar kemungkinan bisnis yang anda rintis akan gagal. Untuk dapat menemukan produk yang dibutuhkan konsumen, langkah pertama yang bisa anda lakukan adalah mencari dan mengidentifikasi masalah seperti apa yang saat ini dihadapi oleh konsumen. Selanjutnya, agar langkah pertama dapat berhasil, anda harus terbuka terhadap kemungkinan apa saja, lakukan observasi dan survei lapangan.Pilihlah salah satu masalah yang punya potensi bisnis dan anda punya solusinya karena tidak semua masalah dapat dijadikan bisnis.

2. Lakukan Riset Pasar 

Setelah anda mengetahui apa yang dibutuhkan pasar, tahap selanjutnya adalah melakukan riset pasar. Hal ini dilakukan untuk mengetahui permintaan pasar berdasarkan data faktual yang nantinya akan anda gunakan untuk menjadi pertimbangan anda dalam mengambil keputusan. Anda bisa memulainya dengan mencari produk yang sedang tren di masyarakat melalui media sosial dan memvalidasi dengan data di internet. Untuk memudahkan, anda dapat menggunakan Google Trends untuk menunjukkan seberapa sering pengguna mencari kata kunci di mesin pencarian. 

3.Analisis Kompetitor

Untuk dapat mengidentifikasi persaingan dengan kompetitor bisnis yang anda jalankan, metode analisa SWOT dapat anda gunakan. Pada metode ini akan dibandingkan antara poin kelebihan, kekurangan, peluang, serta ancaman. Kesalahan yang kerap kali dilakukan oleh pemula bisnis adalah terlalu percaya diri dan menginginkan hasil yang instan. Padahal dibalik kompetitor yang sudah berhasil, mereka membutuhkan waktu lama agar bisnisnya berkelanjutan. Oleh karena itu, penting untuk dapat menganalisis kelebihan kompetitor dan meniru strategi tersebut dengan sedikit modifikasi agar bisnis anda bisa lebih menonjol. 

4. Cari Model Bisnis

Langkah selanjutnya adalah memilih bisnis model yang paling menguntungkan meskipun menjual produk yang sama, namun cara penjualannya bisa berbeda-beda. Contohnya  saja, anda dapat memasarkan produk melalui, marketplace, media sosial, ataupun website. Masing-masing platform penjualan tersebut mempunyai metode penjualan yang berbeda. Misalnya, jika anda memasarkan produk anda melalui sosial media tentu akan berbeda jika anda memasarkan melalui grup WhatsApp. Analisis juga resiko dari setiap model bisnis yang ada. 

5. Tentukan Target Konsumen

Jika anda telah mendapatkan kondisi pasar dan analisis kompetitor, tentukanlah target pasar secara spesifik. Target pasar merupakan sekelompok orang dengan kesamaan karakteristik dan memiliki kemungkinan membeli produk bisnis anda. Misalnya, anda ingin menyasar orang kelas menengah atau dari kalangan kelas atas. Dengan dibuatnya target pasar yang lebih spesifik, anda dapat mengembangkan produk sesuai kebutuhan pasar dan juga mempermudah dalam penyusunan strategi marketing. 

6. Tentukan Produk yang Akan Dijual 

Jika riset pasar, kompetitor, dan target sudah dilakukan, anda dapat menentukan produk yang akan anda jual dan pastikan sesuai dengan kebutuhan pasar. Tidak hanya produk seperti handphone, kosmetik, furniture, layanan jasa seperti online marketing, pengiriman, dan pemesanan tiket juga dapat menjadi pertimbangan bisnis anda. Yang tidak kalah penting adalah bisnis anda memiliki unique points selling agar dapat bersaing dengan kompetitor secara sportif. 

7. Cari Supplier untuk Bisnis Online yang Terpercaya

Jika sudah tahu produk yang akan dijual, tiba waktunya anda untuk mencari supplier untuk bisnis anda. Kebanyakan orang akan mencari supplier di pusat grosir dengan keuntungan yang sangat minim. Akan tetapi anda bisa mencoba untuk mencari supplier hingga ke luar negeri atau menggandeng pengrajin lokal. Akan lebih bagus jika anda dapat bekerja sama dengan dropshipper dan reseller. 

8. Bikin Brand Bisnis Online yang Dipercaya

Tidak sedikit bisnis yang tidak mampu bertahan dan akhirnya bangkrut, hal tersebut bisa terjadi karena mereka memulai dengan asal-asalan. Nama brand dan logo mungkin satu hal yang tidak dianggap serius oleh sebagian orang. Padahal, kepercayaan orang-orang buat membeli berasal dari citra bisnis itu sendiri.

9. Buat Website

Langkah kesembilan ini wajib dilakukan jika anda memulai bisnis secara online. Jika bisnis offline membutuhkan toko, maka bisnis online juga memerlukan website sebagai “toko” mereka. Percaya atau tidak, kebanyakan orang lebih percaya bisnis online yang mempunyai website. Membuat website untuk bisnis online juga tidak susah. Anda tidak perlu menguasai programming atau coding untuk bisa membuat website. Anda bisa menggunakan WordPress untuk membuat toko online.

10. Pasarkan dengan Strategi yang Tepat

Saatnya anda memasarkan bisnis yang sudah anda bangun, untuk itu anda memerlukan strategi yang tepat untuk memasarkan bisnis ke target pasar yang tepat dan jangan anda lakukan secara asal-asalan. Ada beberapa strategi yang dapat anda terapkan, pertama adalah lakukan pendaftaran bisnis online di Google Bisnisku untuk mempermudah konsumen mengetahui informasi lengkap dari bisnis anda. Kedua, optimasi SEO agar website Anda muncul di halaman pertama hasil pencarian Google. Terakhir, memanfaatkan media sosial sebagai kanal marketing. 

11. Pertahankan Pelanggan Setia 

Ketika pemasaran dan promosi anda membuahkan hasil sehingga anda telah mempunya pelanggan setia, anda juga juga harus merawat pelanggan setia agar bertahan dan tetap puas. Beberapa cara berbisnis online yang dapat anda gunakan untuk mempertahankan relasi dengan konsumen adalah memberikan diskon, menawarkan harga promo, bertanya kabar, hingga pemberian bonus tak terduga.

12. Lakukan Evaluasi Secara Rutin

Ketika bisnis anda sudah mampu menghasilkan profit bukan berarti tugas anda telah selesai dan tinggal menikmati hasil saja, namun anda perlu melakukan evaluasi secara rutin. Jangan sampai Anda terlena setelah bisnis berkembang dan untung banyak. Anda tetap harus terus melakukan perbaikan dan peningkatan kualitas bisnis agar usaha dapat menjadi bisnis berkelanjutan. 



Mau buka toko online anti ribet? Yuk join di demanda.id  sekarang juga!

Dengan Demanda, kamu bisa memiliki bisnis online kamu sendiri. Kamu bisa menjadi reseller atau dropshipper yang barangnya DISIAPIN, DIBUNGKUSIN, & DIKIRIMIN ke pelanggan kamu ATAS NAMA KAMU! Modal terbatas? Jangan khawatir, modal untuk berjualan di Demanda adalah 0 rupiah alias GRATIS. Yuk gabung sekarang dan dapatkan uang tambahan jutaan rupiah perbulan!

Download app-nya sekarang!

google play iconc2