Ini Dia Contoh Bisnis Plan

 

contoh bisnis plan

https://img.freepik.com/free-vector/business-plan-words-illustration_53876-32721.jpg?size=626&ext=jpg&ga=GA1.2.1398227005.1655550954

Ketika ingin memulai sebuah bisnis, kamu pastinya membutuhkan business plan, bukan? Business plan ini sangat penting lho karena akan sangat mempengaruhi kesuksesan bisnis yang kamu jalankan. Dengan business plan, bisnis kita juga akan lebih terarah lantaran kamu sudah memiliki rencana & strategi yang didasarkan pada rumusan business plan & riset.

Nah, ini dia pengertian business plan dan contoh business plan yang bisa kamu jadikan sebagai referensi.

Baca juga : Pengertian, Konsep, Tujuan, Manfaat dan Contoh Marketing Mix

Pengertian Business Plan

Business Plan atau rencana bisnis adalah suatu ide dan hasil riset serta pertimbangan yang matang yang kemudian dituangkan ke dalam suatu dokumen bisnis. Rencana bisnis sendiri meliputi tujuan, target & sasaran bisnis, strategi, dan juga data-data penting yang berguna dalam bisnis.

Apa perbedaan antara business plan dan proposal? Business plan adalah rancangan atau konsep bisnis yang digunakan oleh owner atau pendiri bisnis dalam merumuskan strategi dan juga kebijakan bisnisnya. Business plan ini dapat dijadikan pedoman untuk menentukan langkah bisnis yang selanjutnya.

Sementara itu, proposal sendiri adalah dokumen yang menjelaskan bisnis tersebut beserta keuntungannya (prospeknya). Proposal ditujukan untuk menggaet pihak lain (seperti investor) untuk turut menjadi bagian dari bisnis tersebut dengan cara memberikan dana atau aset lain yang berguna.

Baca juga : Cara Membuat Situs Web Profesional dengan Mudah dan Praktis

Contoh Business Plan

Pengertian Business Plan

https://img.freepik.com/free-photo/fries-chicken-isolated_1203-2889.jpg?size=626&ext=jpg&ga=GA1.2.1398227005.1655550954

Apakah ada contoh business plan? Ya, tentu saja ada. Berikut ini ada contoh business plan yang bisa kamu jadikan sebagai referensi rencana bisnis.

Contoh Business Plan Warung Ayam Geprek ABC : 

Ringkasan Eksekutif

Belakangan ini, kuliner ayam geprek jadi salah satu kuliner yang sangat dinikmati oleh masyarakat. Di daerah tempat Warung Ayam Geprek ABC didirikan, belum ada penjual ayam geprek sehingga masyarakat sekitar harus pergi ke kota untuk menikmati kuliner satu ini.

Untuk menjawab hal tersebut, Owner mendirikan Warung Ayam Geprek ABC untuk memenuhi kebutuhan kuliner masyarakat yang berupa ayam geprek. Pendiri warung ini merupakan mantan karyawan salah satu restoran terkenal di Kota ABC sehingga keahlian memasaknya tidak diragukan lagi.

Sistem pemesanannya sendiri nantinya akan menggunakan sistem offline (datang ke tempat) dan online (melalui layanan food delivery). Keuntungan yang diharapkan dari bisnis ini sekitar Rp 20.000.000 per bulan.

Baca juga : Pengertian, Tujuan, Kelebihan dan Kekurangan Metode Agile

Profil Bisnis

Bisnis kuliner ayam geprek. Menyajikan hidangan ayam geprek yang lezat dengan 2 varian utama yakni Ayam Geprek Lombok Ijo dan Ayam Geprek Cabai Rawit. Selain itu, masih ada varian pendamping lain seperti sosis geprek, telur geprek, tahu & tempe penyet, serta berbagai minuman pendamping.

Manajemen Sumber Daya Manusia

Owner sendiri dan 1 orang karyawan.

Manajemen Operasional : Perlengkapan & Peralatan

Alat-alat memasak, bahan utama, dan peralatan lainnya yang dibutuhkan.

Pasokan Bahan Baku

Ayam dan beberapa bahan baku lainnya dibeli di pasar ABC dari beberapa pedagang langganan.

Baca juga : Pengertian, Jenis, dan Tips Memilih Supplier

Analisis Pasar

Berdasarkan analisis pasar yang telah dilakukan, dapat disimpulkan bahwa prospek bisnis ini sangat bagus karena …

Penjualan

Dilakukan dengan sistem online dan offline.

Promosi dan Iklan

Lewat mulut ke mulut dan juga memanfaatkan WhatsApp Story dan media sosial lainnya.

Rancangan Biaya dan Pendapatan

Tiap Paket ayam geprek dijual seharga Rp 20.000. HPP per paket ayam geprek tersebut Rp 12.000. Keuntungan bersih per paket Rp 8.000. Jika rata-rata Warung Ayam Geprek ABC dapat menjual 50 porsi per hari. Maka, omset kotornya Rp 1.000.000 per hari atau Rp 30.000.000 per bulan. Sementara itu, omset bersihnya Rp 400.000 per hari atau Rp 12.000.000 per bulan.

Itulah contoh business plan. Makin lengkap dan detail isinya, maka akan lebih baik. Semoga bermanfaat, 

Baca juga : Pengertian, Ciri-Ciri, Tugas dan Jenis-Jenis Agen