Bisnis Model Canvas : Apa Itu Bisnis Model Canvas dan Elemennya?

Bisnis Model Canvas

 

https://img.freepik.com/free-photo/asian-muslim-lady-write-information-strategy-reminder-glass-board-new-normal-office_7861-3252.jpg?size=626&ext=jpg&ga=GA1.2.1398227005.1655550954

 

Apa Itu Bisnis Model Canvas

Ada banyak sekali model dan metode bisnis yang bisa kamu gunakan sesuai dengan tujuan perusahaan. Salah satu jenis bisnis tersebut adalah Bisnis Model Canvas. Bisnis Model Canvas sendiri merupakan salah satu model bisnis yang membuat strategi manajemen khusus untuk menerjemahkan suatu konsep, target konsumen, infrastruktur ataupun tujuan keuangan perusahaan dalam bentuk elemen-elemen visual tertentu.

Karena menggunakan elemen visual, tentu saja rencana bisnis ini akan lebih mudah dipahami dan lebih menarik juga untuk dijalankan. Konsep bisnis model canvas ini juga banyak mengandalkan gambar-gambar dari setiap ide. Hal ini akan membuat semua orang (yang terlibat) memiliki pemahaman yang riil dan sama terhadap beberapa komponen yang dibahas (bisa berupa tipe konsumen, pengeluaran dan biaya, serta cara kerja perusahaannya).

Jika disimak lebih dalam lagi, bisnis model canvas ini juga akan membagi hal-hal penting pada fokus yang lebih jelas lagi. Hal ini tentunya akan semakin mempermudah semua pelaku bisnis yang terlibat didalamnya untuk menjalankan bisnis tersebut. Bisnis model canvas ini juga dapat diterapkan di perusahaan skala kecil dan skala menengah serta skala besar.

Baca juga :  Pengertian, Jenis dan Perbedaan Distributor

9 Elemen Penting dalam Penerapan Bisnis Model Canvas

Elemen Penting dalam Penerapan Bisnis Model Canvas

https://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/thumb/1/10/Business_Model_Canvas.png/1200px-Business_Model_Canvas.png

 

Agar dapat menerapkan bisnis jenis ini dengan baik, maka kamu harus memahami beberapa elemen penting yang ada dalam Bisnis Model Canvas. Diantaranya adalah :

  • Value Proposition

Merupakan nilai jual produk atau jasa yang perusahaan tawarkan. Dengan nilai atau value yang lebih, maka perusahaanmu juga akan jadi lebih unggul dibandingkan para kompetitor. Value ini juga akan membuat konsumen lebih memilih produk kami.

Untuk meningkatkan value produk/jasa ini, kamu (sebagai pebisnis) harus benar-benar tahu apa saja yang konsumen butuhkan. Cobalah cari solusi atas permasalahan yang timbul akibat kurangnya ketersediaan suatu produk/jasa. Kemudian, ciptakan dan tawarkan produk/jasa milikmu sebagai solusi.

  • Customer Segments

Poin pertama yakni Value Proposition tersebut juga memiliki kaitan yang sangat erat dengan segmentasi konsumen. Untuk segmentasi konsumen sendiri bisa kamu dasarkan pada beberapa aspek. Contoh, segmentasi konsumen berdasarkan usia, gender, tingkat konsumsi, kemampuan finansial, dan sejenisnya.

Segmentasi ini akan membantumu untuk mendiferensiasikan jenis-jenis konsumen sehingga kamu bisa menemukan konsumen potensial yang tepat untuk tiap produk/jasa yang kamu tawarkan. Contoh segmentasi konsumen adalah : produk hijab, segmentasi konsumennya adalah wanita muslimah berhijab dari berbagai kalangan dan usia.

Baca juga :  Pengertian, Jenis, Karakteristik Customer

  • Customer Relationship

Elemen ke-3 dalam Bisnis Model Canvas yang harus kamu perhatikan adalah customer relationship alias hubungan antara perusahaan dengan pelanggan. Hubungan yang baik dapat tercipta melalui hubungan timbal balik yang saling menguntungkan dan interaksi yang baik.

Kamu bisa mulai langkah “pendekatan” dengan konsumen untuk membangun customer relationship yang baik. Hal ini bisa kamu lakukan setelah kamu berhasil menentukan value dan segmentasi pelanggan.

  • Channels

Channels ini merupakan tempat pertemuan dengan konsumen atau tempat kamu berinteraksi dengan konsumen (online atau offline). Identifikasilah tempat mana yang ideal untuk bertemu dengan konsumen potensial. Hal ini akan sangat membantumu untuk memilih platform beriklan yang tepat.

Nah, ada banyak sekali media yang bisa kamu gunakan sebagai channel yang potensial. Baik via online maupun offline. Untuk cara online sendiri, kamu bisa memanfaatkan :

  • Social media sebagai sarana promosi dan berkomunikasi dengan konsumen. Sering-seringlah berbagi informasi seputar produk/jasa, kuis berhadiah, Q&A online, dan lain sebagainya.

  • Website, buat website resmi perusahaan. Website ini berfungsi layaknya “papan informasi” 24 jam. Konsumen bisa mendapatkan lebih banyak informasi seputar produk/jasa yang perusahaanmu miliki. Buat pula email subscription dan tombol CTA (Call to Action) lainnya di websitemu. Jangan lupa, buat menu contact form yang mencantumkan kotak pesan, alamat, dan kontak perusahaan (Call Center).

  • Email : Lakukan email marketing untuk memberikan informasi seputar produk terbaru, penawaran menarik, promo & diskon, dan lain sebagainya pada pelanggan).

  • Dan berbagai platform online lainnya.

Sementara itu, untuk membangun customer relationship secara offline. Kamu bisa sering-sering melakukan event dan menyediakan layanan konsumen langsung untuk para pelanggan. Pastikan pelayanan yang diberikan memuaskan sehingga konsumen akan merasa puas.

Bisnis Model Canvas : Apa Itu Bisnis Model Canvas dan Elemennya?

  • Key Activities

Elemen bisnis model canvas selanjutnya adalah Key Activities. Key Activities atau aktivitas kunci ini merupakan aktivitas bisnis yang dijalankan sehari-hari untuk mencapai value proposition. Dalam hal ini, kamu juga perlu menimbang :

  • Aktivitas bisnis seperti apa yang sekiranya akan membuat konsumen puas?

  • Apa saja yang dapat dilakukan untuk meningkatkan value produk/jasa di mata konsumen?

  • Bagaimana sistem penyaluran produk agar sampai tepat waktu di tangan konsumen?

  • Pertimbangan faktor-faktor lainnya yang dapat mempengaruhi value suatu produk. Seperti jumlah ketersediaan, competitor, harga yang ditawarkan, kualitas, dan lain sebagainya.

  • Key Resources

Merupakan sumber daya yang tepat agar bisnis yang kamu tekuni berhasil. Key resource atau sumber daya kunci ini meliputi peralatan dan perlengkapan kerja, mesin produksi, kendaraan, karyawan (meliput semua karyawan, baik karyawan pemasaran, manajerial, dan operasional), bahan baku (untuk produk), kualitas pelayanan (untuk jasa), fasilitas lain seperti listrik, internet, telepon, dan lain sebagainya.

Sumber daya yang baik akan semakin meningkatkan value produk/jasamu sehingga kamu bisa menarik lebih banyak konsumen.

  • Key Partners

Merupakan mitra atau partner bisnismu. Bisa berupa perusahaan rekanan atau perusahaan mitra, investor, supplier atau pemasok, dan pihak-pihak lainnya yang bekerjasama dengan perusahaan untuk mencapai keuntungan bersama.

Partner kerja yang baik akan membantumu untuk meningkatkan value proposition, meningkatkan kualitas, menjangkau lebih banyak pelanggan, membuat sistem operasional perusahaan bisa berjalan dengan lebih baik dan lancar, dan menambah omset penjualan.

Baca juga : Cara Jualan Online dan Rekomendasi Produknya

  • Cost Structure

Disebut juga sebagai struktur biaya atau skema finansial. Cost structure ini sangat penting lantaran digunakan sebagai perencanaan dan perancangan budget atau dana perusahaan. Mulai dari biaya operasional, biaya pemasaran, biaya administrasi dan gaji, dan biaya-biaya lainnya.

Seluruh biaya tersebut harus dimuat dalam cost structure sehingga diperoleh perhitungan biaya yang tepat. Jangan sampai biaya tersebut membengkak dan pada akhirnya dapat membuat perusahaan merugi.

  • Revenue Streams

Sumber pendapatan perusahaan. Bisa berasal dari pendapatan operasional dan pendapatan diluar usaha (seperti pendapatan sewa, pendapatan bunga, dan sejenisnya).

Baca juga : Cara Menjadi Reseller Shopee yang Bisa Anda Coba!

 

Elemen Bisnis Model Canvas

https://img.freepik.com/free-photo/flat-lay-business-concept_53876-64851.jpg?size=626&ext=jpg&ga=GA1.2.1398227005.1655550954

Apa Saja Elemen dalam Bisnis Model Canvas?

Ada 9 elemen, yakni : Value Proposition, Customer Segments, Customer Relationship, Channels, Key Activities, Key Resources, Key Partners, Cost Structure, dan Revenue streams.

Kenapa Bisnis Model Canvas Banyak Digunakan oleh Pengusaha Pemula?

Model bisnis ini dapat membantu para pengusaha pemula untuk merancang perencanaan dan proses bisnis serta memvalidasi beberapa poin pentingnya. Poin tersebut adalah sumber daya, aktivitas, hubungan dengan konsumen, biaya, dan juga pendapatan perusahaan.

Apa Langkah Awal untuk Menjalankan Bisnis Model Canvas?

Mencari titik awal dari model bisnis yang akan dibangun. Hal ini diperlukan untuk menentukan langkah selanjutnya serta tujuan dalam bisnis yang dijalankan.

 

Referensi :

https://glcworld.co.id/penjelasan-business-model-canvas/ 

https://www.cnbcindonesia.com/lifestyle/20210820131632-33-269930/bisnis-model-canvas-apa-bagaimana-contohnya 

https://inmarketing.id/contoh-bisnis-model-canvas.html