Pengertian Dropshipper, Cara Menjadi Dropshipper, Hingga Keuntungan Menjadi Dropshipper

Simak penjelasan Pengertian Dropshipper Hingga Menjadi Dropshipper

Dropshipper adalah

Kamu pastinya sudah tak asing lagi dengan profesi satu ini, bukan? Ya, menjadi Dropshipper adalah salah satu peluang emas yang sangat menguntungkan di tengah pesatnya tingkat jual beli masyarakat Indonesia. Nah, penasaran dengan sistem kerja dan keuntungan dropshipper? Yuk, simak pembahasannya berikut ini ya!

Baca juga : Bagaimana Perbedaan Dropship Dan Reseller

Baca juga : Pengertian, Tujuan, Kelebihan dan Kekurangan Metode Agile

Pengertian Dropshipper

Dropshipper adalah sebutan bagi orang yang menjalankan bisnis dropship. Dropship sendiri merupakan jenis bisnis dimana kamu (sebagai pelaku) tidak perlu menyetok barang secara langsung, barang yang terjual akan langsung dikirim ke konsumen oleh supplier yang kamu miliki.

Jadi, dalam sistem bisnis dropship kamu hanya perlu fokus untuk mencari pelanggan saja. Masalah stok barang, packing hingga pengiriman akan ditangani oleh supplier/pemasok yang kamu ajak kerja sama.

Baca juga : Bagaimana Pengertian Dan Cara Kerja Dropship

Baca juga : Pengertian, Konsep, Tujuan, Manfaat dan Contoh Marketing Mix

Contoh bisnis dengan skema dropship :

Kamu bekerja sama dengan Pemasok A untuk menjual dan memasarkan produk fashion. Ketika kamu mendapatkan orderan, kamu akan meneruskan orderan tersebut ke Pemasok A. Selanjutnya, Pemasok A akan mengirimkan barang langsung ke pelanggan atas nama tokomu sendiri.

Karena tak perlu stok barang, membutuhkan modal yang minim dan juga potensi keuntungannya yang besar inilah yang membuat bisnsi jenis ini sangat digemari oleh banyak orang. Bagaimana? Kamu tertarik mencoba bisnis ini?

Baca juga : Cara Menjadi Dropshipper Tanpa Modal

Bagaimana Cara Menjadi Seorang Dropshipper

Bisnis Dropshipper adalah bisnis yang menguntungkan. Lalu, bagaimana cara menjadi seorang dropshipper? Berikut ini Langkah-langkahnya :

  • Tentukan Barang yang Ingin Kamu Jual

Langkah pertama, kamu harus menentukan jenis barang yang ingin kamu jual. Rekomendasi produk yang paling diminati konsumen adalah produk-produk dalam bidang fashion seperti gamis, baju, sepatu, kemeja, hoodie, jaket, sweater, sandal, dan lain sebagainya. Menjual barang yang banyak diminati akan semakin meningkatkan peluang barang tersebut terjual lho.

Baca juga : Strategi Bisnis Dropship Secara Online Agar Laris dan Sukses

Baca juga : 7 Konten IG untuk Dropshipper

  • Tentukan Supplier

Cara kedua menjadi Dropshipper adalah mencari pemasok/supplier yang tepat. Pilihlah pemasok yang menyediakan sistem dropship, menawarkan harga yang murah, ketersediaan stok banyak, dan memiliki beragam produk popular.

Baca juga : Cara Mudah Menghasilkan Banyak Uang dengan Menjadi Dropshipper

  • Buat Kerjasama dengan Pemasok

Setelah kamu mendapatkan supplier yang sesuai. Selanjutnya, kamu harus bekerja sama dengan pemasok tersebut. Bagaimanapun juga, kamu (sebagai dropshipper) berperan sebagai penghubung antara pemasok dan konsumen. Pemasok sendiri, memiliki peran yang sangat penting dalam sistem dropship ini. Jadi, tanpa kerja sama hal ini hampir tidak mungkin untuk dilakukan.

Memang ada beberapa dropshipper yang melakukan dropship tanpa sepengetahuan atau seizin supplier/produsen asal. Namun, akan lebih baik kalau kamu mengajukan kerja sama saja ya supaya bisnismu berjalan lebih transparan dan lancar.

Baca juga : Kelebihan dan Kekurangan Dropshipper Maupun Reseller

  • Promosi dan Branding Produk

Nah, kamu sekarang sudah punya produk dan pemasok nih. Selanjutnya, kamu hanya harus melakukan promosi untuk mendapatkan konsumen.

Baca juga : Cara Mendapatkan Penjualan Pertama Buat Dropshipper

Baca juga : Tips Dalam Memilih Supplier Untuk Dropshipper Pemula!

Keuntungan Menjadi Dropshipper

  • Simple dan mudah dilakukan.

  • Bisa dikerjakan oleh siapa saja, baik pegawai, ibu rumah tangga, ataupun mahasiswa.

  • Tidak perlu stok produk dan menyiapkan tempat (Gudang) sehingga biaya modal lebih minim.

  • Bisa dilakukan secara online.

  • Tidak perlu repot-repot mengemas dan mengirim barang, hanya tinggal meneruskan orderan ke pemasok saja.

  • Potensi keuntungan besar karena kamu bisa menentukan margin keuntungan sendiri.

  • Cukup popular.

  • Tidak menyita banyak waktu.

  • Tidak perlu menanggung kerugian apabila barang yang di stok rusak.

  • Pendapatan tak terbatas, tergantung jumlah orderan.

  • Kamu bisa menciptakan brand-mu sendiri dengan sistem ini lantaran pemasok akan mengirimkan orderan atas nama tokomu sendiri.

Baca juga : Berbagai Keuntungan Jadi Dropshipper

FAQ Mengenai Dropshipper Adalah : 

1. Apa tugas dari dropshipper?

Tugas dropshipper adalah memasarkan produk pemasok dengan cara yang fading unik dan menarik. Saat ada pemesanan dan pembelian, seorang dropshipper akan meneruskan order tersebut kepada pemasok untuk diproses dan dikirim ke konsumen. Dropshipper menjual barang dengan harga yang ditetapkan sendiri.

2. Apa yang dimaksud dengan pengiriman dropshipper?

Apa itu Dropshipper? Dropshipper memungkinkan Pengguna untuk membeli produk di Shopee dan menjual kembali atas nama Penjual yang menggunakan fitur Dropshipper. Produk yang dibeli dari Shopee akan dikirim langsung ke Pembeli.

3. Reseller dan dropship apa bedanya?

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, perbedaan pertama yang paling mendasar antara dropshipper dan reseller terletak dari stok barang. Yup, seorang dropshipper tidak perlu memasok barang sedangkan reseller kamu harus memasok barang tersebut terlebih dahulu dari produsen atau distributor.

4. Apakah sistem dropship itu haram?

Dropship dilarang karena barang belum sepenuhnya milik penjual namun diperbolehkan ketika penjual yang berperan sebagai wakil dari pemilik barang mendapatkan izin dari pemilik barang

5. Apa hukum dropship dalam islam?

Hukumnya adalah haram menurut mayoritas ulama. Hanya mazhab Hanafi saja yang memperbolehkan sistem jual beli ini. Akad yang dibangun dalam sistem pertama ini adalah akad makelaran (samsarah). Kedua, dropshipping dengan izin menjualkan barang oleh supplier.

6. Apa untungnya dropshipper di Shopee?

Keuntungan jadi dropshipper adalah Anda sama sekali tidak membutuhkan modal mengingat produk disediakan penjual. Anda juga bisa mendapatkan komisi dari berapa banyak barang yang terjual oleh Anda.

7. Berapa persen keuntungan untuk dropship?

Dropship punya keunggulan di minimnya biaya operasional, sedangkan untuk reseller keuntungan dihitung dari transaksi ketika stok barang reseller habis terjual. Persentase keuntungan dropship yang bisa didapatkan yaitu sebesar 10%-30%.

Lagi cari platform dropship buat jualan online?

Yuk join di demanda.id  sekarang juga!

Dengan Demanda, kamu bisa memiliki bisnis online kamu sendiri. Kamu bisa menjadi reseller atau dropshipper yang barangnya DISIAPIN, DIBUNGKUSIN, & DIKIRIMIN ke pelanggan kamu ATAS NAMA KAMU! Modal terbatas? Jangan khawatir, modal untuk berjualan di Demanda adalah 0 rupiah alias GRATIS. Yuk gabung sekarang dan dapatkan uang tambahan jutaan rupiah perbulan!

Download app-nya sekarang!

google play iconc2

app store icon